Masalah Yang Muncul Dalam Pengajuan Akta Kelahiran Kolektif, Ini Solusinya

Postingan ini merupakan kelanjutan dari pengajuan akta kelahiran kolektif sebagai bentuk kepedulian sekolah. Kali ini kita akan membahas tentang masalah-masalah yang muncul berkenaan dengan kurangnya berkas persyaratan. Jika anda belum membaca postingan sebelumnya, silahkan dibaca terlebih dulu langkah-langkah pengajuan akta kelahiran oleh sekolah.

Memang dalam pengajuan akta kelahiran kolektif, prosesnya tidak selalu berjalan sesuai yang diharapkan. Mulai dari pengumpulan berkas pemohon (orang tua), masih saja ada yang tidak bisa melengkapi satu dua persyaratan karena berbagai alasan. Juga saat berkas kita anggap sudah lengkap, lalu kita kirimkan ke Dispenduk, ternyata saat diverifikasi masih ada saja kekurangan. Seperti materai yang belum ditempel, kurang tanda tangan saksi dan sebagainya.

Untuk meminimalisir kemungkinan dikembalikannya berkas kita, ada baiknya kita cek dengan teliti. Karena ada beberapa kasus tertentu yang membutuhkan solusi tersendiri, dan perlu adanya berkas tambahan yang harus disertakan.

Solusi atas masalah yang muncul dalam pengajuan akta kelahiran kolektif

Nah, berikut ini masalah yang mungkin muncul berikut solusinya:

1. Identitas di Kartu Keluarga (KK), KTP dan Buku Nikah tidak sama

Jika fotocopy KK dan KTP yang kita kumpulkan menunjukkan identitas (nama) yang berbeda (meskipun hanya satu huruf), maka otomatis petugas akan meminta pengajuan perubahan KK atau KTP terlebih dahulu (tentukan mana yang identitasnya benar). Meskipun pada Surat Kelahiran dari Desa/Kelurahan (Form F-2.01) kita sudah mengklaim telah menulis nama yang benar (untuk dicantumkan di akta), petugas akan tetap menolak dengan alasan natinya akan ada data yang berbeda antara yang tertera di KK, KTP dan akta kelahiran.

Untuk pembaruan KK, kita tinggal menyerahkan KK (asli) tersebut disertai dokumen yang menjadi dasar perubahan, seperti KTP (jika yang salah adalah identitas ortu), atau Surat Keterangan Lahir dari bidan (jika yang salah adalah identitas anak). Lain halnya jika harus memperbarui Buku Nikah, maka pengurusannya dilaksanakan di Pengadilan Agama setempat.

2. Tidak memiliki Surat Kelahiran dari Bidan/Dokter/Penolong Kelahiran.

Ini bisa disebabkan karena dua hal:

a. Pada saat melakukan persalinan di klinik/puskesmas, belum dibuatkan Surat Kelahiran. Sementara meminta membuatkan surat tersebut untuk saat ini tidak lagi memungkinkan, sebab bidan sudah pindah/mutasi ke lain daerah.

b. Persalinan dilakukan di rumah (ditolong oleh dukun bayi).

Bila tidak mampu menunjukkan surat keterangan lahir dari Bidan/Dokter, maka sebagai gantinya orang tua (ayah) membuat surat pernyataan tanggung jawab mutlak kebenaran data kelahiran, seperti berikut ini

Download SPJTM Kebenaran Data Kelahiran

(Isi form di atas dan sertakan fotokopy KTP dukun/penolong kelahiran)

3. Pada Kartu Keluarga (KK) tercatat sebagai pasangan suami istri, namun tidak bisa menunjukkan buku nikah.

Jika keadaannya seperti ini, maka harus membuat surat pernyataan tanggung jawab mutlak kebenaran pasangan suami istri. Form nya seperti di bawah ini,

Download SPJTM Kebenaran Pasangan Suami Istri

4. Jarak kelahiran anak (yang akan diajukan akta) dengan anak sebelumnya terpaut lebih dari 10 tahun.

Misalkan seorang anak akan diajukan akta, ternyata kakaknya yang terdekat berusia 10 tahun lebih tua darinya, maka orang tua harus membuat surat pernyataan anak kandung. Contoh surat pernyataan dapat diunduh pada link berikut,

Download Surat Pernyataan Anak Kandung

Selain untuk kondisi di atas, surat pernyataan anak kandung  juga digunakan apabila ada salah satu dari saudara kandung pemohon ada yang sudah pisah Kartu Keluarga (KK), karena sudah berkeluarga sendiri.

5. Tidak memiliki buku nikah karena belum pernah mencatatakan perkawinan secara resmi di KUA/Dispenduk.

Untuk keadaan ini, maka harus membuat surat pernyataan anak dari ibu. Dan status anak yang tertera pada akta kelahiran nantinya adalah anak dari seorang ibu. Form nya dapat diunduh pada link berikut,

Download Surat Pernyataan Seorang Ibu

Demikianlah beberapa cara yang bisa dilakukan jika muncul masalah terkait kelengkapan akta kelahiran. Sekali lagi memang melelahkan, tapi semua itu akan terbayarkan saat akta kelahiran sudah diterbitkan. Dan data di sekolah kita juga semakin lengkap.

Mudah-mudahan bermanfaat dan selamat mencoba . . .

Artikel Terkait: