Teks Otentik Sumpah Pemuda

Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini (28 Oktober 2017) jatuh tepat di hari Sabtu. Ini kabar baik buat sekolah yang ingin menggelar acara buat memperingatinya. Karena hari Sabtu memang lebih tepat sekolah mengadakan kegiatan dibanding hari-hari lain.

Sudahkah bapak ibu guru punya ide kegiatan apa esok? Jika belum, silahkan membaca dulu Pedoman Pelaksanaan Upacara Sumpah Pemuda Tahun 2017.

Nah, untuk kali ini saya akan membagikan teks otentik (asli) sumpah pemuda yang lengkap. Ini penting, sebab kebanyakan siswa kita hanya tahu bunyi sumpah pemuda yang sudah digubah sesuai EYD. Bunyinya seperti ini,

Sumpah Pemuda

1. Kami putera dan puteri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
2. Kami putera dan puteri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
3. Kami putera dan puteri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Itulah teks sumpah pemuda yang banyak dihafal siswa-siswa kita. Lalu seperti apa bunyi naskahnya yang asli?

Perlu diketahui, sumpah pemuda merupakan penggalan hasil keputusan Kongres Pemuda II yang diadakan di Jakarta pada 27-28 Oktober 1928. Istilah “Sumpah Pemuda” tidak tercantum dalam hasil keputusan itu, tetapi diberikan setelahnya.

Berikut ini dokumen aslinya (sumber foto: belajar.kemdikbud.go.id)


Sesuai gambar di atas, bunyi sumpah pemuda ejaan lama sebagai berikut:

POETOESAN CONGRES PEMOEDA-PEMOEDA INDONESIA

Kerapatan pemoeda-pemoeda Indonesia diadakan oleh perkoempoelan-perkoempoelan pemoeda Indonesia jang berdasarkan kebangsaan, dengan namanja Jong Java, Jong Soematra (Pemoeda Soematera), Pemoeda Indonesia, Sekar Roekoen, Jong Islamieten, Jong Bataksbond, Jong Celebes, Pemoeda Kaoem Betawi dan Perhimpoenan Peladjar2 Indonesia;

Memboeka rapat pada tanggal 27 dan 28 Oktober tahoen 1928 dinegeri Djakarta;

Sesoedahnja mendengar pidato-pidato pembitjaraan jang diadakan didalam kerapatan tadi;

Sesoedahnja menimbang segala isi-isi pidato-pidato dan pembitjaraan ini;

Kerapatan laloe mengambil kepoetoesan:

Pertama: KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH INDONESIA.
Kedoea: KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA.
Ketiga: KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA.

Setelah mendengar poetoesan ini, kerapatan mengeloearkan kejakinan azas ini wadjib dipakai oleh segala perkoempoelan kebangsaan Indonesia;

Mengeloearkan kejakinan persatoean Indonesia diperkoeat dengan memperhatikan dasar persatoeannja:
KEMAOEAN
SEJARAH
BAHASA
HOEKOEM ADAT
PENDIDIKAN DAN KEPANDOEAN

dan mengeloearkan pengharapan, soepaja poetoesan ini disiarkan dalam segala soerat kabar dan dibatjakan dimoeka rapat perkoempoelan-perkoempoelan kita.

Berdasarkan teks asli di atas, jika diubah ke dalam EYD (Ejaan yang Disempurnakan), adalah sebagai berikut:

PUTUSAN KONGRES PEMUDA-PEMUDA INDONESIA

Rapat pemuda-pemuda Indonesia diadakan oleh perkumpulan-perkumpulan pemuda yang berdasarkan kebangsaan, dengan nama Jong Java, Jong Soematra (Pemuda Soematera), Pemoeda Indonesia, Sekar Roekoen, Jong Islamieten, Jong Bataksbond, Jong Celebes, Pemoeda Kaoem Betawi dan Perhimpoenan Peladjar2 Indonesia;

Membuka rapat pada tanggal 27 dan 28 Oktober tahun 1928 di Jakarta;

Setelah mendengar pidato-pidato pembicaraan yang diadakan di dalam rapat tadi;

Setelah menimbang semua isi pidato dan pembicaraan ini;

Rapat lalu mengambil keputusan:

Pertama: KAMI PUTERA DAN PUTERI INDONESIA MENGAKU BERTUMPAH DARAH YANG SATU, TANAH INDONESIA.
Kedoea: KAMI PUTERA DAN PUTERI INDONESIA MENGAKU BERBANGSA YANG SATU, BANGSA INDONESIA.
Ketiga: KAMI PUTERA DAN PUTERI INDONESIA MENJUNJUNG BAHASA PERSATUAN, BAHASA INDONESIA.

Setelah mendengar putusan ini, rapat mengeluarkan keyakinan asas ini wajib dipakai oleh segala perkumpulan kebangsaan Indonesia;

Mengeluarkan keyakinan persatuan Indonesia diperkuat dengan memperhatikan dasar persatuannya:
KEMAUAN
SEJARAH
BAHASA
HUKUM ADAT
PENDIDIKAN DAN KEPANDUAN

dan mengeluarkan harapan, supaya keputusan ini disiarkan dalam segala surat kabar dan dibacakan dimuka rapat perkumpulan-perkumpulan kita.

Demikian sharing saya kali ini tentang teks otentik sumpah pemuda 1928. Mudah-mudahan bisa menjadi bahan untuk mengisi kegiatan di hari sumpah pemuda esok.

Artikel Terkait: