Skip to main content

follow us

Bagi seorang yang berprofesi guru, posisi ijazah begitu vital. Sampai-sampai ada yang rela kuliah di usia lanjut, cuma untuk menyesuaikan bidang studi ijazah dengan tugas mengajar sehari-hari. Termasuk dalam pretest PPGJ kemarin, calon peserta diminta mengupload scan ijazah asli dalam posisi yang tepat. Sentralnya peran ijazah pendidikan saya yakin tak perlu dijelaskan lagi.

Tapi pertanyaannya, apakah ijazah yang anda miliki saat ini benar-benar valid dan tercatat di Kemristek Dikti?

Saat ini, marak kasus penipuan (pemalsuan) ijazah. Biasanya ini dilakukan dengan menjanjikan kuliah dalam tempo cepat, atau bahkan tidak kuliah sama sekali bisa langsung dapat ijazah. Untuk ukuran orang normal, tawaran seperti ini pasti langsung dianggap penipuan. Tapi bagi orang yang merasa sangat butuh ijazah untuk keperluan tertentu, tawaran seperti ini diterima. Merekapun memperoleh ijazah, namun ijazah abal-abal alias bodong.

Lalu, seperti apa ijazah yang asli? Ijazah yang asli tentu saja yang nomornya terdaftar resmi di kantor Kemristek Dikti. Untuk mengecek keabsahan ijazah tersebut, kita bisa mengeceknya lewat Sistem Verifikasi Ijazah Secara Elektronik (SIVIL).

1. Masuk ke laman ijazah.ristekdikti.go.id.
Isikan kolom yang disediakan (perguruan tinggi, nomor ijazah, dan angka pengaman). Tekan Verifikasi.

2. Muncul hasil verifikasi. Jika data ditemukan, berarti ijazah kita sudah terdaftar dan valid.

Tapi bagaimana seandainya tidak terdaftar?
Apabila nomor ijazah anda tidak terdaftar, silahkan hubungi Perguruan Tinggi yang menerbitkan ijazah untuk memastikan data anda telah dilaporkan melalui PD-DIKTI. Demikian, semoga bermanfaat . . .

Artikel Lainnya:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar