Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2018

Hari lingkungan hidup sedunia atau world environment day diperingati mengajak seluruh penduduk bumi untuk meningkatkan kesadarannya dan melakukan tindakan (action) dalam mendukung serta mendorong perubahan dalam pelestarian lingkungan hidup. Tema dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup kali ini adalah "Beat Plastic Pollution" dengan slogan If You Can't Reuse It, Refuse It.
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2018

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2018 - Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day (WED) merupakan sebuah kampanye pelestarian lingkungan hidup paling besar di dunia. Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Juni. Dimulai saat Majelis Umum PBB tahun 1972 menetapkan 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup pada saat Konferensi Stockholm.

Dua tahun berselang, pada 1974 Hari Lingkungan Hidup diperingati untuk pertama kalinya dengan mengambil tema “Only One Earth“. Sampai saat ini setiap tanggal 5 Juni selalu diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Semangat yang ada dalam peringatan ini adalah mengajak seluruh penduduk bumi untuk meningkatkan kesadarannya dan melakukan tindakan (action) dalam mendukung serta mendorong perubahan dalam pelestarian lingkungan hidup.

Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2018

Tiap tahun selalu ditetapkan sebuah tema untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Pada tahun 2016, tema yang diangkat adalah “Go Wild for Life”. Sedangkan tahun 2017 mengambil tema “Connecting People to Nature”. Nah, bagaimana dengan tahun ini?

Tema yang diusung pada pada tahun ini sudah dirilis beberapa waktu lalu, demikian pula logo dan host country (tuan rumah) peringatan World Environment Day (WED). Tema yang diambil adalah “Beat Plastic Pollution”. Dalam terjemahan bebasnya berarti mengalahkan polusi plastik atau melawan pencemaran plastik.

Melalui tema “Beat Plastic Pollution”, kita diingatkan bahwa polusi plastik saat ini telah menjadi ancaman. Banyak plastik yang tidak dibuang di tempat pembuangan sampah, tapi malah berakhir di lautan, yang ternyata itu membunuh jutaan burung laut dan ratusan ribu mamalia laut tiap tahun.

Dikutip dari http://worldenvironmentday.global, ada beberapa hal terkait penggunaan plastik di dunia ini:

beat plastic pollution
  1. Semua orang di dunia ini menggunakan 500 milyar tas plastik.
  2. Dalam satu dekade terakhir, kita memproduksi plastik lebih banyak daripada satu abad terakhir.
  3. Sebanyak 50% plastik yang kita gunakan hanyalah sekali pakai.
  4. Kita membeli satu juta botol plastik setiap menit.
  5. Setiap tahun kita menghabiskan 17 juta barel minyak untuk memproduksi botol plastik.
  6. Pada 2016, sebanyak 480 milyar botol minuman dijual di seluruh dunia.
  7. Plastik merupakan 10% dari total limbah yang kita hasilkan.

Itulah alasan mengapa dalam peringatan tahun ini, selain tema di atas, ada jargon yang diusung yaitu “If You Can’t Reuse It, Refuse It”.

Sebagai tuan rumah, India ditunjuk sebagai negara tempat penyelenggara. Peringatan kali ini ingin mendesak seluruh komponen termasuk pemerintah, industri, masyarakat dan individu untuk datang bersama-sama guna mencegah penggunaan plastik yang berlebihan yang berdampak pada tercemarnya air laut.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2018 di Indonesia

Seperti tahun sebelumnya, tema yang diambil tidak akan jauh-jauh dengan tema global yang sudah ditetapkan oleh United Nations Environment Programme (UNEP). Untuk tahun ini, tema yang diusung adalah "Kendalikan Sampah Plastik".

Kendalikan Sampah Plastik

Yang terpenting adalah bagaimana kita memaknai tema “Beat Plastic Pollution” dalam konteks Indonesia. Harus kita akui bahwa kesadaran masyarakat tentang penggunaan plastik masih rendah. Seperti saat berbelanja, masih banyak yang malas membawa tas dari rumah dan memilih membeli dari tempat belanja. Padahal ajakan membawa tas dari rumah ini sudah dikampanyekan, demi mengurangi penggunaan plastik yang sudah over (seperti data di atas).

Termasuk juga kebiasaan masyarakat yang menggunakan tas plastik sekali pakai langsung buang. Belum lagi masalah klasik rendahnya kesadaran membuang sampah di tempat sampah. Intinya semua itu membutuhkan kesadaran dari semua pihak untuk berbenah.

Mudah-mudahan peringatan kali ini menjadi momen untuk berbenah, dengan menggunakan plastik lebih bijak lagi. Sesuai misi mengalahkan pencemaran/polusi plastik yang diusung oleh World Environment Day (Hari Lingkungan Hidup Sedunia) 2018.

Guru biasa yang ingin belajar dan berbagi.