Prosedur Operasi Standar (POS) TKA-AN SD Tahun 2026
Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional atau TKA-AN merupakan hal baru yang mulai diberlakukan pada tahun ajaran ini. Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025, diperkuat oleh Kepmendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026, TKA-AN adalah kegiatan pengukuran capaian akademik murid pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia di jenjang dasar hingga menengah. Selain mengukur dua mata Pelajaran tersebut, juga ada survei karakter dan survei lingkungan belajar.
Karena hasilnya berpengaruh pada rapor pendidikan serta penyetaraan hasil belajar, pelaksanaannya harus dilakukan dengan standar tinggi. Oleh sebab itu, sekolah perlu menyiapkan Prosedur Operasi Standar atau POS sebelum TKA-AN dilaksanakan.
POS sangat penting karena sekolah tidak bisa hanya mengandalkan instruksi lisan. Dalam kegiatan yang menyangkut penilaian murid, arahan yang tidak tertulis sering menimbulkan perbedaan pemahaman dan pelaksanaan yang tidak seragam.
Melalui POS, seluruh panitia memiliki pedoman yang sama sejak tahap persiapan, pelaksanaan, hingga penanganan kendala. Dengan begitu, sekolah dapat menjalankan TKA-AN secara tertib, terarah, dan lebih mudah dipertanggungjawabkan.
POS juga dibutuhkan untuk menjaga prinsip utama TKA-AN, yaitu kejujuran, kerahasiaan, dan akuntabilitas. Ketiga prinsip ini harus diterjemahkan ke dalam langkah kerja yang jelas agar tidak berhenti sebagai aturan umum semata.
Selain itu, POS membantu menjelaskan tugas setiap pihak yang terlibat, seperti kepala satuan pendidikan, proktor, teknisi, dan pengawas. Dengan pembagian tugas yang rinci, setiap petugas memahami tanggung jawabnya dan dapat bekerja tanpa tumpang tindih.
Dalam pelaksanaan berbasis komputer, POS berfungsi memastikan kesiapan sarana dan prasarana. Sekolah perlu memeriksa rasio komputer, kestabilan listrik, cadangan daya, serta jaringan internet agar pelaksanaan TKA-AN tidak terganggu.
POS juga penting untuk mengatasi kendala yang mungkin terjadi, baik ringan, sedang, maupun berat. Jika terjadi kecurangan atau kendala teknis, sekolah sudah memiliki prosedur penanganan yang sesuai aturan dan tidak menimbulkan keputusan yang berbeda-beda.
Baiklah, mengingat pentingnya dokumen Prosedur Operasi Standar (POS) TKA-AN untuk SD, berikut ini saya menyusun contoh dokumen yang bisa Bapak/Ibu sesuaikan dengan kondisi sekolah.
Jika berminat, silakan mengunduhnya melalui tautan di bawah ini:
Prosedur Operasi Standar (POS) TKA-AN SD 2026.docxPada akhirnya, menyusun POS bukan sekadar memenuhi administrasi, melainkan bentuk komitmen sekolah menjaga pelaksanaan TKA-AN berjalan sesuai ketentuan. POS perlu disusun sesuai kondisi sekolah dan disosialisasikan kepada guru, murid, serta orang tua agar pelaksanaan TKA-AN tahun 2026 berjalan sesuai harapan.

0Komentar
Tuliskan komentar anda disini. No SARA please..!!!