Skip to main content

follow us

Perayaan Maulid Nabi dilaksanakan bertepatan dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW tanggal 12 Rabiul Awal kalender hijriyah. Untuk kalender masehi, peringatan maulid nabi tahun ini adalah esok hari Selasa, tanggal 20 November 2018. Pada tanggal ini, seluruh instansi termasuk sekolah diliburkan untuk menghormati salah satu hari bersejarah umat Islam ini.

Setiap sekolah tentu punya agenda khusus untuk memperingatinya. Pada hari puncak, biasanya seluruh siswa diharuskan memakai pakaian busana muslim dan mengikuti serangkaian acara. Ada pula yang mengharuskan siswa membawa makanan dari rumah untuk disantap bersama di sekolah.

Memperingati maulid nabi esensinya adalah mempelajari kembali perjalanan hidup Nabi (sirah nabawiyah). Sehingga dari sosok mulia ini, kita menemukan teladan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Namun, tidak cukup hanya dengan mempelajarinya. Dengan adanya seremonial-seremonial yang positif, tentu akan lebih menyemarakkan peringatan maulid nabi itu sendiri.

Berikut ini adalah contoh kegiatan yang biasa dilakukan untuk memperingati maulid nabi di sekolah.

1. Menggelar Lomba-Lomba

Momen maulid nabi adalah saat yang tepat untuk menggelar lomba-lomba islami. Seperti lomba adzan, MTQ atau cerdas cermat dengan materi sejarah hidup nabi. Dengan begini, siswa akan berlomba mempelajari materi-materi yang berhubungan perjalanan hidup nabi, mulai dari masa kecil hingga diangkat sebagai Rasul.

2. Membaca Shalawat Bersama para Guru, Siswa, dan Karyawan

Meski ada banyak kegiatan, jangan lupakan inti dari peringatan maulid adalah membaca shalawat. Dalam hal ini akan lebih baik jika dilakukan secara bersama oleh seluruh warga sekolah dengan diiringi alat musik terbang/rebana.

3. Penggalangan Bantuan

Memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan merupakan karakter Nabi yang harus diteladani. Dan seperti kita tahu, baru saja saudara kita di beberapa wilayah mengalami musibah gempa bumi dan tsunami. Maka momen ini bisa menjadi wadah untuk mengimplementasikan sikap peduli terhadap saudara yang membutuhkan.

4. Bakti Sosial

Bakti sosial banyak bentuknya, seperti donor darah atau membantu warga sekitar sekolah yang kekurangan. Atau bisa juga melibatkan diri bersama warga untuk membersihkan lingkungan di sekitar sekolah.

5.. Tausyiah/Mauidhoh Hasanah

Tak lengkap rasanya jika peringatan hari besar Islam tidak menggelar tausiyah. Dengan menghadirkan penceramah dari luar sekolah yang lebih mumpuni di bidang kegamaan, diharapkan wawasan siswa semakin bertambah sekaligus keimanan seluruh warga sekolah semakin meningkat.

Baiklah, 5 hal di atas hanyalah contoh kegiatan yang biasa dilakukan sekolah untuk memperingati maulid nabi. Jika ada ide kegiatan lain yang lebih kreatif, selama itu positif tentu sah untuk dilakukan. Yang terpenting, peringatan maulid ini diharapkan bisa meningkatkan keimanan dan perbaikan karakter utamanya bagi para siswa. Salam . . .

Artikel Lainnya:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar