Skip to main content

follow us

Bagi seorang guru, ruang kelas yang nyaman adalah kebutuhan primer. Pembelajaran paling menarik sekalipun tak akan berjalan baik jika tidak didukung ruangan yang nyaman dan memadai.

Tidak cukup itu, jika ruang kelas sudah memadai dan memenuhi standar, tetapi miskin kreativitas juga cepat membuat guru dan siswa jenuh. Seperti banyaknya dinding kosong yang belum ditempeli gambar, atau papan pajang yang tidak pernah berganti. Kondisi seperti ini ikut berperan menumpulkan kreativitas dan imajinasi siswa di ruang kelas.

Nah, jika bapak/ibu guru sudah merasa pembelajaran sudah berjalan sebagaimana mestinya, tetapi anak-anak di kelas sering mengeluh karena bosan, maka tak ada salahnya mencermati dekaorasi kelas yang sudah ada. Jika ada ide untuk menambah sesuatu yang baru, jangan dibuang begitu saja, segera catat dan buat perencanaan untuk mewujudkannya di kemudian hari.

Ruang kelas yang “kaya” akan membuat Anda dan siswa betah di kelas, dan kegiatan belajar pastinya lebih menggairahkan. Berbeda jika ide-ide kreatif itu anda biarkan begitu saja, maka kelas anda juga akan seperti itu saja, bahkan tak jarang guru membiarkan hiasan kelas tak berganti selama satu tahun ajaran. Kasihan sekali siswanya.

Untuk itu, berikut ini ada beberapa tips menghias kelas yang bisa bapak/ibu terapkan.

1. Buat Catatan Rencana

Pertama, bapak/ibu susun rencana yang baik. Menyusun rencana dekorasi tidak harus dilakukan sekali waktu. Saat kita mengajar, pasti ada ide bersliweran di kepala kita. Jika mau mencatatnya, maka kita sudah membuat perencanaan.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, diantaranya tingkatan kelas, materi yang sedang dipelajari, dan konteks budaya siswa. Selain itu minat siswa di kelas juga tak boleh dilupakan. Banyaknya pertimbangan ini karena bapak/ibu tahu bahwa mendekorasi kelas bukan hanya untuk memperindah kelas, tapi apa dan bagaimana fungsinya untuk siswa.

Jangan lupa libatkan siswa dalam merencanakan menghias kelas, agar kita tahu apa yang mereka butuhkan. Caranya bisa membuat daftar pertanyaan /cek list. Jika mereka tahu rencana, mereka juga lebih mudah saat terlibat dalam mendekorasi kelas nantinya.

Baca juga: Cara Mengatasi Bullying di Sekolah

2. Mulailah Berkreasi

Mulai fokus pada hal-hal yang berguna dulu, baru pikirkan segi keindahannya. Jika bapak/ibu mampu menggabungkan keduanya, yaitu materi pelajaran yang bisa dirujuk siswa itu dipadukan dengan visualisasi kombinasi warna yang menarik, maka tugas bapak/ibu berhasil.

Pamerkan hasil karya siswa dalam satu sudut khusus. Ini adalah ruang untuk menampilkan kreasi siswa dan terus berganti. Upayakan bahan-bahan yang digunakan benar-benar murni karya siswa, sebagai bentuk peenghargaan atas inovasinya berkarya.

Jika mengalami kebuntuan dalam penataan, kita bisa mencari inspirasi gambar-gambar di internet. Mencari inspirasi secara online akan memudahkan penataan secara detail. Banyak kok rekan guru yang membagikan pengalamannya menghias kelas di media sosial mereka.

3. Libatkan Para Siswa

Tim penghias kelas terbaik bukanlah orang di luar sekolah, bukan desiner hebat, tetapi yang sedang duduk di depan anda setiap hari. Menjadikan siswa sebagai penata kelas kelas akan membuat anggaran dan waktu bisa lebih efisien.

Bagilah siswa menjadi kelompok dengan proyek yang berbeda, bisa juga mengisi sudut kelas yang berbeda. Pacu semangat mereka untuk saling berlomba menampilkan karya yang menarik. Jika memungkinkan, ajak serta orang tua melalui paguyuban wali murid untuk ikut bergabung.

Baca juga: Cara Mengatasi Siswa Sering Tidur di Kelas

Tiga hal di atas merupakan tips dasar bagi bapak/ibu yang ingin meyulap kelas menjadi lebih menarik dan menimbulkan kesan baru yang akan mengusir rasa bosan. Dan seperti kita tahu, ruang kelas/lokal yang kita pakai belajar setiap harinya adalah tetap. Maka kreativitas para guru untuk menggubah kelas adalah kompetensi yang penting dimiliki, agar pembelajaran yang dijalankan bisa berjalan sesuai yang diinginkan. Salam...

Artikel Lainnya:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar