10 Pekerjaan Wajib Operator Sekolah Tiap Tahun

Pekerjaan kok gak habis-habis. Mungkin itulah yang dirasakan seluruh operator sekolah di Indonesia. Satu kerjaan selesai, ada lagi kerjaan baru. Kadang malah satu kerjaan belum selesai, sudah antri pekerjaan lain. Begitu banyak ya tugas operator? Nah, artikel ini akan membahas jenis-jenis pekerjaan apa yang wajib dikerjakan operator tiap tahunnya.

Sejatinya status operator itu adalah tenaga kependidikan, bukan guru. Karena tugasnya memang mengelola data sekolah, bukan mengajar. Kalau di sekolah menengah masih enak, status tendik masih diperhitungkan. Jadi bisa mengangkat tenaga khusus operator untuk mengurusi pendataan. Lha kalau di SD? Seperti saya ini, tugas merangkap mau tak mau harus dijalani.

Di SD itu, yang diakui cuma kepala sekolah, guru kelas, guru agama, dan guru olahraga. Itu saja. Mungkin anda bertanya, kan ada pelajaran Bahasa Inggris, seni budaya, sama TIK? Ya benar. Tapi yang mengajar pasti guru kelasnya. Kalau pun ada guru mapel tersebut pasti statusnya guru honorer, dibayar mandiri sekolahnya, bukan pemerintah.

Bagaimana dengan status operator?

Boro-boro diakui, lha wong guru-guru di atas aja nggak. Dengar-dengar saat ini sudah ada pemerintah daerah yang menerbitkan SK Operator, tapi kurang tahu juga. Kalaupun ada, ya belum merata.

Masih banyak daerah yang belum mau mengeluarkan SK itu untuk dasar pemberian intensif atau tunjangan atau apalah. Hanya memberi pekerjaan, lalu saat ngomongin honor tidak berani menetapkan standar, diserahkan pada lembaga masing-masing. Beruntung kalau lembaganya memberi perhatian lebih, yang banyak ya ala kadarnya, dan yang lebih menyakitkan hanya diberi ucapan terima kasih.

Padahal semua itu bertolak belakang dengan pekerjaan operator yang maha penting. Saya berani menyebut begitu karena data yang inputkan operator menjadi dasar/acuan bagi kebijakan-kebijakan pendidikan. Pernah dengar ada sekolah yang dana BOS nya tidak cair selama 1 triwulan? Itu karena operator terlambat sinkron dapodik. Pernah dengar juga guru yang terlambat cair tunjangan sertifikasinya? Itu kelalaian operator juga. Bagaimana kalau operator dengan imbalan tak seberapa itu melalaikan tugas-tugas lainnya?

Dibalik keterbatas yang ada, salut untuk seluruh rekan operator tanah air yang terus menjaga semangatnya. Di forum-forum operator di dunia maya, selalu ramai setiap musim pekerjaan itu datang. Saling bertanya dan menjawab. Saling membantu sesama operator agar masalah yang dialami segera ditemukan solusinya.

Baiklah, tak perlu berlama-lama. Inilah 10 pekerjaan wajib operator tiap tahun. (Catatan: misalkan tahu ada yang terlewat, tambahkan di kolom komentar ya. . .).

1. Data Pokok Pendidikan (Dapodik)



Dapodik adalah pekerjaan utama operator sekolah. Dapodik sekarang menjadi satu-satunya sumber informasi yang digunakan pemerintah untuk melihat kondisi sekolah tanah air. Data dapodik juga sudah tersambung ke instansi pemerintah lain, seperti Dinas Kependudukan, KPK, dan BPK.

Dapodik terus mengalami perkembangan. Yang terakhir adalah versi 2018. Sinkronisasi data biasanya 2 kali dalam setahun (kecuali ada perubahan data sewaktu-waktu). Yang cukup berat adalah tahun pelajaran baru dimana harus input data siswa satu persatu. Untuk jenjang SD ke atas, tidak perlu input data sebab bisa dilakukan melalui fitur Tarik Peserta Didik.

2. Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP)



Pekerjaan penting selanjutnya adalah mengisi kuesioner PMP. Aplikasi ini dimulai tahun 2016 kemarin, dan dilanjutkan tahun ini. Sebenarnya tugas mengisi ratusan kuesioner itu murni tanggung jawab masing-masing, mulai dari kepala sekolah, guru, komite, siswa dan pengawas. Tugas operator tinggal mengirim data ke server. Namun pada praktiknya, banyak yang diemban oleh operator.

Karena saking banyaknya pertanyaan yang harus diisi, beberapa operator memilih jalan pintas, yakni memakai aplikasi Faster PMP. Aplikasi ini banyak tersebar di internet. Meski mudah, pemakaiannya sebenarnya cukup beresiko.

Baca: Faster PMP, Memudahkan atau Menjerumuskan?

3. Program Indonesia Pintar (KIP)

Dulu namanya Beasiswa Siswa Miskin (BSM). Sekarang berganti menjadi Program Indonesia Pintar (PIP). Penerimanya mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Sewaktu masih BSM dulu, pekerjaan operator cukup banyak, mulai dari mengajukan identitas siswa yang berhak menerima, sampai mengambil dana bantuan di bank untuk diberikan kepada siswa.

Sekarang lebih mudah. Pengajuan PIP lewat dapodik, dan jika dana PIP sudah cair sekolah hanya dimintai beberapa berkas. Untuk pengambilan uangnya diserahkan langsung kepada orang tua siswa.

4. Standar Pelayanan Minimal (SPM)



Entah apa alasannya ketika data di Dapodik disebut sebagai satu-satunya sumber data, masih ada aplikasi SPM yang harus diisi. Padahal isinya semua telah tercover di Dapodik. Pengisian SPM untuk SD dilakukan lewat aplikasi yang bernama SIAPP SPM Dikdas. Seperti halnya PMP, sekolah harus mengisi kuesioner berkenaan dengan kondisi riil yang ada di sekolah.

5. Laporan Individu (LI)

Form laporan individu SD/MI berformat excel ini diminta oleh Dinas Pendidikan Propinsi, meliputi Identitas Sekolah, data Kepala Sekolah, guru dan pegawai lainnya, kondisi keuangan, sarana prasarana, dan jumlah siswa berkebutuhan khusus.

6. Calon peserta ujian nasional

Menyiapkan data calon peserta UN yang valid juga dikerjakan operator sekolah. Kalau dulu diharuskan mengisi aplikasi bernama BIOS untuk mencetak Daftar Nominasi Sementara (DNS) dan Daftar Nominasi Tetap (DNT) calon peserta. Untuk sekarang sudah terintegrasi dengan Dapodik. Siswa yang berada di rombel kelas 6 otomatis menjadi calon peserta UN. Operator tinggal mengecek kebenaran identitas siswa lewat http//pdun.kemdikbud.go.id.

Baca: Memperbaiki Data Calon Peserta UN 2018

7. Kartu Inventaris Barang (KIB)

Kartu inventaris barang adalah pencatatan/inventarisasi mengenai kondisi aset yang dimiliki sekolah. Meliputi tanah, gedung/bangunan, peralatan/mesin, jalan, irigasi dan jaringan dan aset tetap lainnya. Datanya juga harus lengkap mulai dari nomor kode barang, tahun pengadaan/pembuatan, sumber pengadaan, dan lain-lain.

8. Verval PD

Verval PD adalah akronim dari Verifikasi dan Validasi Peserta Didik. Situs verval PD berlamat di http://sdm.data.kemdikbud.go.id/. Tugas operator disini adalah mengecek kesahihan identitas siswa hasil sinkronisasi terakhir, melihat NISN siswa baru (bagi yang belum punya), serta melakukan pengajuan perubahan data siswa seandainya salah waktu menginputkan di Dapodik.

9. Sekolah Kita

Situs Sekolah Kita masih baru diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, beralamat di http://sekolah.data.kemdikbud .go.id. Di situs ini orang tua dan masyarakat bisa mengakses profil lengkap sekolah, pokoknya semua isi dapur sekolah bisa dilihat di situs ini. Termasuk memberikan saran dan komentar untuk kemajuan sekolah. Tugas operator disini adalah melakukan update terutama foto-foto terbaru mulai dari view sekolah yang bagus sampai gedung bangunan yang rusak dan membutuhkan bantuan.

Baca: Sekolah Kita, Situs Online untuk Melihat Profil Sekolah Terlengkap

10. Ketatausahaan

Banyak sekolah terutama SD yang tidak punya tenaga kependidikan, siapa lagi yang jadi tenaga TU selain operator sendiri. Tau kan apa saja tugas TU itu? Mulai dari membuat surat keluar, bikin SK apalah itu, menyiapkan kelengkapan UTS, UAS, dan Ujian Nasional, dan lain-lainnya. Semuanya dicover oleh TU yang merangkap jadi operator plus guru.

Itulah tadi 10 pekerjaan wajib yang diamanatkan pada operator sekolah. Saya sendiri juga kaget, kalau dikumpulkan dan ditulis ternyata banyak juga. Mungkin karena waktu mengerjakannya mengalir begitu saja. Selesai ini, ganti itu. Lalu ganti yang lain.

Apakah cukup 10 itu? Tidak, masih ada lagi. Namun yang ini sifatnya opsional, tidak semuanya dialami operator. Tergantung situasi sekolahnya.

11. Membantu tugas bendahara BOS

Kalau kebetulan bendahara BOS di sekolah adalah guru senior yang mungkin kurang familiar dengan komputer, bisa jadi operator lah yang jadi tumpuan. Dua pekerjaan yang masih kerap melibatkan operator adalah menyusun Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) dan menyusun laporannya (SPJ).

12. Membuat proposal kegiatan

Yang ini opsional juga, hanya kalau kebetulan sekolah mau mengadakan kegiatan atau mengajukan bantuan seperti rehab gedung. Biasanya tugas semacam ini juga melibatkan operator sekolah.

Baiklah itulah keseluruhan dari beban dan tanggung jawab seorang OPS tiap tahunnya. Kalau memperhatikan geliat yang ada sekarang, tampaknya tugas itu akan semakin bertambah, seiring dengan kebijakan untuk mempercepat pendataan lewat media digital.

Memang pendataan serba online itu mudah dan cepat, namun konsekuensinya kan sekolah harus punya tenaga pekerja yang sampai saat ini belum terakui: Operator. Salam Satu Data!

Artikel Terkait: