Pedoman Upacara Hardiknas 2 Mei 2018 untuk Sekolah/Madrasah

Waktu berjalan begitu cepat. Tak terasa kita sudah menjelang tanggal 2 Mei. Dan seperti kita tahu, seluruh insan pendidikan baik kepala sekolah, guru, dan siswa punya agenda penting pada tanggal ini. Tak lain adalah Hari Pendidikan Nasional 2018.

Penetapan Hardiknas dilatarbelakangi oleh tanggal lahir Bapak Pendidikan Nasional, yaitu Ki Hajar Dewantara. Sama seperti tahun lalu, upacara bendera menjadi kegiatan yang wajib dilakukan oleh sekolah-sekolah.

Berkaitan dengan hal ini, Kemdikbud baru saja merilis pedoman pelaksanaan upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2018. Untuk tahun ini, tema yang diambil adalah “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”.

Baca juga: Lirik Lagu Wajib Belajar untuk Upacara Hardiknas

Langsung saja, kali ini saya akan membagikan panduan yang dimaksud sebagaimana tertuang dalam Surat Menteri Pendidikan Nomor 17745/MPK.A/TU/2018 tanggal 29 Maret 2018. Agar lebih fokus, artikel ini hanya akan menampilkan pedoman upacara Hardiknas untuk UPT Dinas Pendidikan dan Sekolah/Madrasah.

1. Bagi UPT/Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan

1 Tempat Halaman UPT atau tempat lain yang ditetapkan pimpinan UPT
2 Pembina Upacara Pimpinan Unit Pelaksana Teknis
3 Waktu pukul 08.00 (waktu setempat)
4 Peserta upacara - Pimpinan UPT selaku pembina upacara
- Para Pegawai UPT
5 Pakaian Upacara - Pembina upacara mengenakan pakaian adat/tradisional disesuaikan norma kepantasan
- Pegawai mengenakan pakaian adat/tradisional disesuaikan norma kepantasan
6 Susunan acara 1. Pembina Upacara memasuki lapangan upacara
2. Penghormatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
3. Laporan Pemimpin Upacara
4. Pengibaran Bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya
5. Mengheningkan cipta dipimpin pembina upacara
6. Pembacaan Pancasila diikuti oleh seluruh peserta upacara
7. Pembacaan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945
8. Pembacaan Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan oleh Pembina Upacara
9. Menyanyikan lagu “Wajib Belajar” (Cipt. RN Sutarmas/H. Winarno) oleh paduan suara
10. Pembacaan doa
11. Laporan pemimpin upacara kepada Pembina Upacara
12. Penghormatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
13. Pembina upacara meninggalkan tempat upacara
14. Upacara selesai, barisan dibubarkan.

2. Bagi Sekolah/Madrasah

1 Tempat Upacara Ditetapkan Kepala Sekolah
2 Pembina Upacara Kepala Sekolah
3 Waktu Upacara Jam masuk sekolah
4 Peserta upacara - Kepala Sekolah selaku pembina upacara
- Para karyawan/i sekolah
- Para guru dan siswa
5 Pakaian Upacara - Kepala Sekolah dan guru mengenakan seragam guru
- Pegawai Sekolah mengenakan seragam pegawai
- Siswa memakai pakaian seragam sekolah
6 Susunan acara 1. Pembina Upacara memasuki lapangan upacara
2. Penghormatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
3. Laporan Pemimpin Upacara
4. Pengibaran Bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya dalam 3 Stanza dinyanyikan oleh seluruh peserta upacara dengan sikap hormat dipimpin oleh pemimpin upacara
5. Mengheningkan cipta dipimpin pembina upacara
6. Pembacaan Pancasila diikuti oleh seluruh peserta upacara
7. Pembacaan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945
8. Pembacaan Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan oleh Pembina Upacara (Download)
9. Menyanyikan lagu “Wajib Belajar” (Cipt. RN Sutarmas/H. Winarno) oleh paduan suara
10. Pembacaan doa
11. Laporan pemimpin upacara kepada Pembina Upacara
12. Penghormatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
13. Pembina upacara meninggalkan tempat upacara
14. Upacara selesai, barisan dibubarkan.

Keterangan:
1. Pengibaran Bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya dalam 3 Stanza dilakukan untuk mendukung penguatan pendidikan karakter di sekolah.
2. Proses penaikan Bendera Merah Putih disesuaikan dengan durasi lagu kebangsaan Indonesia Raya 3 stanza.

Untuk file lengkapnya, silahkan mengunduh langsung di situs Kemdikbud atau bisa juga klik link download di bawah ini:
Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2018

Mudah-mudahan gelaran Hardiknas 2018 ini menjadi pemicu meningkatnya kualitas pendidikan kita, utamanya dari segi akhlak dan karakter anak-anak kita, juga perbaikan untuk kesejahteraan para pelaku pendidikan di negeri ini.

Artikel Terkait: